Category: Acak

Botol.

Botolkan satu pelangi untukku. Terserah yang menurutmu indah atau tidak, pelangi terbaik yang pernah kau ihat dalam hidupmu, maupun pelangi yang kau lihat sambil lalu.

Apapun itu, ia akan menjadi hadiah terindah, pelipur lara, penghapus beban, perangkai senyum.

Dan kau akan dipuji oleh penghuni langit atas kebaikanmu, membahagiakanku.

Rabu rasa coklat hangat yang lumer di lidah.

Hari ini cukup ajaib untukku. Tadi pagi bangun dengan muka dan mood yang paling baik sepanjang bulan ini. Bahkan, rasanya rasa bahagia pagi tadi ketika membuka mata jauh lebih menyenangkan, jauh lebih manis dibandingkan dengan 4 Oktober kemarin.

Bangun pagi di hari pertama Ujian Tengah Semester. Mata Kuliah pertama hari ini adalah Metode Wawancara. Mata Kuliah yang “teknis” sekali. Tapi, setelah dijalani, yah alhamdulillah tak sesulit yang kubayangkan. Semoga semuanya lancar hingga akhir Aamiin!

Keluar ruang ujian, bertemu dengan Mia dan Dara. Bertukar “senyum penuh arti”, lalu bertemu Icha. Dan dari sini keanehan diri ini terjadi.

Mulanya berawal ketika aku menulis di akun Twitterku, mengungkapkan keherananku karena banyaknya yang jadian di sekitarku. Lalu “kode” pun bertebaran, dan Icha hinggap di salah satu percakapanku dengan Rifqi. Aku tak akan menjelaskan padamu apa isinya :p intinya, Icha cukup penasaran hingga Icha akhirnya membobardirku dengan pertanyaan.

Dan akhirnya Icha tahu.
Reaksi pertama:
HAHAHAHAHAHA dunia ini berjalan dengan cara yang menurutku paling tak mungkin sekalipun.

Oh iya, tahu permen nano nano? Permen rasa manis-asam-asin? Hidupku rasanya seperti itu hari ini. Aku bahagia 🙂

Salam rasa Markisa,
Nyaza.

Merah jambu, atau merah muda?

Setelah beberapa lama, ada yang berhasil mengepakkan sayap indah kupu-kupu itu didekatku. Kepakan sayapnya menghangatkan udara yang, entahlah, mungkin sempat beku. Bernafas rasanya menjadi lebih nyaman, dan segala sesuatu terlihat lebih bersinar, lebih baik, lebih menyegarkan, lebih berwarna, lebih indah.

Karena kepakan sayap kupu-kupu selalu membuatku bahagia, dan yang ini mampu membuatku bersemu, entah merah jambu atau merah muda.

(bukan seorang pemerhati kupu-kupu)