Month: April 2016

on believing

Sometimes, I think people don’t see the real me. When they said that I am good at certain things. Or I can do this and that.

But in the other hand, I think it’s just me who don’t know my potential or don’t believe in things I can do

But people won’t say anything unless they know you, they can see what are you doing.

What to do
What to do
What to do

Advertisements

Congraduation, Fira!

Hai Fir,

Tulisan ini ditulis menjelang tidur tapi ga ketiduran.

Antara terlalu terharu melihat dirimu sidang atau kebanyakan gula.

Pertama kali kenal Cut Maghfirah Faisal di panggung debat. Tiap liat di meja opposite team ada Fira, Nunug, dan Pocut, I knew I had to push my limit, to argue better, to be more critical (thus have better rebuttals). Sejak saat itu menjadikan Fira sebagai patokan ketika latihan debat, pokoknya harus sekeren Fira. Termasuk pake buku besar (if you know what I mean, LOL). Memori tentang debat ini semua sesi latihan sampe ke Mosa (dan latihan di labkom) dan nontonin kalian seleksi NSDC di gedung dekat Percontohan. Sampai ikutan histeris bahagia waktu kalian juara 1 NSDC <3.

Jalan hidup kita bertemu lagi di seleksi AFS, terutama waktu outbound. Tapi yang paling mengejutkan adalah waktu tahu Fira ngedrop program ke Jepang karena mau fokus ke debat. I still remember that day clearly, SSG 2011, Alfi told me in front of our debate room and I was like “masa ditolak sih, semua orang pengen”. Trus Fira cuma nyengir :”D

Jalan hidup kita bertemu lagi di Psikologi. Ketika tahu Nyanya’ lulus di Psikologi UI, Fira adalah orang pertama yang menghubungi Nyanya’ (lewat message di FB) untuk ngasih selamat, invite ke grup angkatan, dan ngasih tau akun-akun apa aja yang harus di-follow (OKK, angkatan, BEM, you named it).

Dan sejak hari itu, Fira menjadi inspirasi buat Nyanya’.

Menjadi inspirasi untuk menjadi mahasiswa baru yang ga takut. Menjadi mahasiswa yang ga harus fokus di akademik tapi juga ikut organisasi (hingga akhirnya Nyanya’ memutuskan untuk nge-BEM di tahun kedua, sedikit banyak dipengaruhi oleh keputusan Fira untuk nge-BEM di tahun pertama). Menjadi mahasiswa yang terus belajar. Menjadi mahasiswa yang bisa di segala hal. Menjadi mahasiswa yang…..ah sampai ga inget Fir. Banyaaaaaak banget pengaruh dari kehadiran Fira ke hidup Nyanya’.

Dan yang paling diingat, adalah pesanmu di Wall of Fame. Thank you for pointing out something that no one realize.

And today, here you are.

55461.jpg

And I am beyond proud and happy and blessed to know, to be a friend, of someone as kind-hearted as you.

Congratulation, Cut Maghfirah Faisal, S. Psi. Thank you for your inspiration.

 

Salam,

Fansnya Ikam ❤