Month: May 2014

Jalan Santai atau Bergulung-gulung?

Yah kira-kira cukup mewakili isi pikiranku di awal semester lalu, ketika memutuskan untuk mengambil amanah ini. Walaupun akhirnya aku senang menjalani keputusan ini, tapi rasanya akan lebih bijak kalau waktu itu aku memikirkan hal ini dan itu dan hal lainnya sedikit lebih dalam.

mungkinn dengan menuangkannya di sebuah tulisan? 🙂

Out of Cave.

Jujur aku sedang bingung menentukan pilihan. Yah mungkin bukan fenomena yang spesial, karena aku memang tidak ahli dalam memilih. Tapi kali ini tentang sesuatu yang besar..

Di depanku adalah jalan kehidupan. Dan sekarang aku harus menentukan, ingin melewatinya dengan jalan santai atau bergulung-gulung bersama pusaran..

Aku pun sudah pernah mencoba kedua cara itu.

Di SMP aku menjalani hidup yang cukup santai. Biasanya setiap pulang sekolah aku langsung masuk ke kamar, menyalakan komputer, dan menghabiskan waktu di hadapannya sampai ngantuk. Setelah itu ya tidur. Apa saja yang aku lakukan? Kebanyakan adalah hal kurang penting: main warcraft, main PS, main RuneScape, buka Friendster, baca manga, dan googling hal-hal trivial.

Tapi di sela-sela itu aku bisa dibilang ‘produktif’ juga lho. Aku membaca, aku menulis, aku mulai menggambar dengan krayon, dan aku memasak (baking, to be precise). Sebuah resensiku dimuat di koran. Aku belajar menggunakan HTML dan CSS sendiri sebelum kelas komputer…

View original post 584 more words

Sepotong kecil cerita hari ini

Aku malu

Karena banyak pasang mata yang mengawasi

Padahal seharusnya ada dinding

Sehingga aku bisa menikmati itu

Sendirian

 

Toh setelah itu reaksi beruntun salah tingkah-muka merah-detak jantung yang meningkat mengikuti

Tanpa jeda

Tanpa ampun

 

Sudahlah akui saja

Itu masih….

kau tahu siapa, kan?

 

ohiya, kisah ini didukung oleh minuman bervitamin dan sekotak susu rasa kesukaanku

yang tanpaya,

aku (mungkin) masih punya akal untuk tidak melakukakn hal “itu”

ah sudahlah